Dalam menjalankan suatu bisnis, Anda pasti telah melakukan segmentasi dan kemudian menentukan segmen pasar tertentu bagi produk atau jasa perusahaan Anda. Segmen pasar yang Anda bidik haruslah tepat. Karena menyasar segmen pasar yang sudah Anda pilih, atau targeting, tidak sebatas memilih segmen pasar yang tepat bagi produk atau jasa perusahaan Anda.

Targeting adalah menentukan segmen-segmen pasar yang potensial bagi perusahaan Anda. Sebelumnya, Anda perlu memetakan atau menyegmentasi pasar secara kreatif, sehingga dengan begitu Anda akan benar-benar mengenal potensi segmen pasar yang akan menjadi target perusahaan Anda.

Namun menurut Hermawan Kartajaya, targeting merupakan strategi dalam mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif. Efektif di sini berarti perusahaan Anda harus mampu menempatkan sumber daya yang Anda miliki sesuai dengan tujuan yang jelas. Karena itu dalam proses targeting ini, tidak sembarang segmen bisa Anda bidik. Segmen-segmen itu perlu Anda evaluasi dan tentukan berdasarkan kriteria yang jelas. Ada beberapa kriteria-kriteria sebagai berikut :

  • Anda harus yakin terlebih dahulu apakah segmen pasar yang Anda pilih cukup besar. Anda juga perlu memastikan segmen tersebut merupakan pasar yang bagus dan menguntungkan agar return yang Anda peroleh dapat membuat perusahaan Anda berkembang.
  • Perusahaan Anda perlu mengamati potensi pertumbuhan pasar. Potensi ini harus bisa Anda prediksi. Semakin tinggi pertumbuhannya, segmen pasar yang akan Anda ambil semakin menjanjikan.
  • Strategi targeting Anda harus didasarkan keunggulan kompetitif perusahaan. Strategi ini bertujuan untuk mengukur apakah perusahaan Anda memiliki kekuatan dan keahliah dalam menguasai segmen pasar yang dipilih.
  • Segmen pasar yang Anda targetkan harus disesuaikan dengan persaingan. Perusahaan Anda perlu mempertimbangkan intensita persaingan dalam bisnis, termasuk jumlah pemain, pemasok, dan entry barriers.

Sumber :

http://firman-wijaya.blogspot.com/2009/01/target-pasar.html