Juventus tak dapat berpesta lebih awal, berkat hasil imbang yang mereka dapat saat menjamu Lecce di Juventus Arena. Memulai laga dengan keyakinan dan semangat juang tinggi, Bianconeri sudah unggul pada menit ke-9 melalui sundulan Marchisio. Unggul cepat tidak membuat juve mengendorkan tekanannya terhadap Lecce. Namun lemahnya penyelesaian akhir dan penampilan baik dari Benassi, kedudukan 1-0 bertahan hingga parurh petama selesai.

Di babak kedua, belum genap sepuluh menit laga berjalan, Lecce sudah harus bermain dengan sepuluh pemain. Pelanggaran yang dilakukan Cuadrado membuat wasit, Valeri memberikannya kartu kuning kedua untuknya. Unggul jumlah pemain Juventus makin gencar melakukan serangan ke gawang Benussi. Hal ini membuat Lecce bermain total bertahan dan sesekali melakukan penyerangan. Merasa kurang puas dengan penampilan ujung tombak yang menjadi starter pelatih Juve, Antonio Conte coba melakukan penyegaran di lini depan dengan memasukkan Del Piero dan Matri. Namun upaya ini juga tak membuahhkan hasil, karena peluang yang di dapat Matri masih dapat di mentahkan pejaga gawang Lecce, Benassi.

Drama pun terjadi lima menit menjelang akhir laga, kiper Bianconeri, Gianluigi Buffon membuat blunder yang membuat Bertolacci dengan mudah menceploskan bola ke gawang dan membuat hening pendudkung Juventus. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1 dan membuat Juventus panik. Di sisa waktu Juventus coba mengurung pertahanan Lecce, namun hingga wasit, Valeri meniup peluit panjang kedudukan tetap 1-1. Meskipun menguasai laga dan memperoleh peluang lebih banyak, Juventus tidak dapat menghindari hasil imbang.

Di saat bersamaan rival Juventus, AC Milan meraih kemenangan 2-0 atas tamunya Atalanta. Hasil ini membuat Milan menipiskan jarak dengan Juventus menjadi 1 poin, dimana Juventus mengoleksi 78 poin di puncak classifica dan Milan menguntit di posisi kedua denga 77 poin.